Berbagi Makanan? Kenapa Nggak?

sharing-food

Makan bareng dan berbagi makanan mungkin terkesan kayak hal yang sangat sepele dan nggak penting. Tapi ternyata banyak banget keuntungannya dari hal yang sangat sepele ini. Bahkan ada bukti ilmiahnya, yuk simak!

Dari studi peneliti di University of Antwerp, Belgia, ditemukan bahwa berbagi makanan saat makan bersama, terutama pada anak-anak, akan membangun kepribadian yang altruistik di masa dewasanya. Orang-orang yang dulu berbagi makanan di masa kecilnya lebih cenderung bersifat pro-sosial dan cenderung melakukan hal-hal seperti menjadi sukarelawan, menawarkan kursinya di kendaraan umum, dan kebaikan-kebaikan kecil lainnya.

Berbagi makanan di sini berarti makan bersama dengan ‘makan tengah’, di mana piring-piring makanan ditempatkan di meja dan semua orang bebas mengambil makanan, bukan makan bersama di mana semua orang masing-masing memesan menu sendiri. Menurut peneliti-peneliti, situasi yang dibentuk di mana semua orang yang duduk di meja terdorong untuk tidak rakus dan membagi makanannya dengan orang lain inilah yang membentuk pribadi altruistik.

Apa ada alasan lagi buat nggak sering-sering makan bareng? Bukan hanya enak dan bisa nyobain segala macam makanan di meja, pribadi berbagi kita juga bisa diasah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s